Entri Populer

Kamis, 12 Mei 2011

1.      Apakah definisi dari bisnis ritail itu? Jelaskan!
Pada saat ini perkembangan bisnis retail di Indonesia sangat cepat, namun sayang sekali perkembangan bisnis retail ini tidak di tunjang dengan informasi yang memadai. Melalui jawaban ini saya akan memberikan sedikit pengertian tentang bisnis retail.
Pengertian retail
Retail adalah penjualan dari sejumlah kecil komoditas kepada konsumen.
Retail berasal dari bahasa Perancis yaitu " Retailer" yang berarti " Memotong menjadi kecil kecil" (Risch, 1991 ).
Sedangkan menurut Gilbert (2003) Retail adalah Semua usaha bisnis yang secara langsung mengarahkan kemampuan pemasarannya untuk memuaskan konsumen akhir berdasarkan organisasi penjualan barang dan jasa sebagai inti dari distribusi.
Dalam kamus Bahasa Inggris - Indonesia, Retail bisa juga di artikan sebagai "Eceran"
Pengertian retailing adalah semua aktivitas yang mengikut sertakan pemasaran barang dan jasa secara langsung kepada pelanggan.
Pengertian Retailer adalah semua organisasi bisnis yang memperoleh lebuh dari setengah hasil penjualannya dari retailing ( lucas, bush dan Gresham, 1994).
Dari pengertian-pengertian di atas saya dapat menyimpulkan secara simple bahwa retail itu adalah semua kegiatan yang terlibat dalam menjual barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk kepentingan pribadi, non-bisnis digunakan.

2.      Terdapat 3 (tiga) macam jasa dalam industry ritail: self-service, self-selection, dan limited service. Jelaskan dan berikan 2 (dua) contoh sekitar kita bisnis retail yang menerapkan kebijakan tersebut!
Self-service adalah konsumen lebih bebas memilih produk yang dipilih oleh masyarakat. sistem pelayanan  terpadu yang memungkinkankonsumen dapat melakukan berbagai aktivitas tanpa harus langsung datang ketempatanya.
Contoh : menyetor atau menarik dana dan mentransfer yang dilakukan secara otomatis melalui anjungan tunai mandiri (ATM)
-Self-selection adalah Orang-orang yang cenderung tidak menyukai calon yang ada cenderung akan tidak mau menyusahkan diri meluangkan waktu dan uang untuk mengikuti survey itu. Maka survey seperti ini tidak dianggap valid sebagai suatu dasar.
Contoh : mencoblos presiden dan wapres dalam suatu pilihan.Karena orang-orang yang ikut berpartisipasi adalah mereka yang lebih condong atau fokus kepada satu pilihan calon saja.
-Limited service adalah di mana pelanggan umumnya memesan atau memilih item dan membayar sebelum makan. Makanan dan minuman boleh dikonsumsi di tempat, dibawa keluar, atau dikirim ke lokasi pelanggan. Beberapa perusahaan di industri ini dapat memberikan layanan makanan ini dalam kombinasi dengan menjual minuman beralkohol.
Contoh :restaurant makanan,toko pizza,tempat makan keluarga,dsb

3.      Apa saja indicator bahwa penjualan kita efektif? Jelaskan!
Indicator penjualan kita efektif adalah sebagai berikut:
-Jumlah orang yang lalu lalang: dalam hal ini kita harus memilih lokasi yang bagus dalam artian lokasi yang kita pilih harus rame atau jumlah orang yang lalu lalang banyak karena dengan banyaknya orang yang lalu lalang pansti akan berefek ke bisnis kita.
-Persentase orang-orang yang masuk toko: jumlah pengunjung yang masuk ke toko kita juga menjadi sebuah indicator yang mempengaruhi efektifitas penjualan kita. Cara yang paling mudah untuk menentukan penjualan sebuah toko efektif atau tidak adalah dengan cara melihat persentase pengunjung yang masuk ke toko tersebut, memang tidak semua pengunjung yang melakukan pembelian tetapi dengan banyaknya pengunjung pasti akan meningkatkan penjualan toko dan juga meningkatkan daya tarik toko tersebut.
-Persentase dari mereka yang membeli: setelah kita melihat berapa persentase konsumen yang mengunjung toko, maka selanjutnya kita harus melihat dari seberapa banyak persentase pengunjung yang melakukan pembelian.
-Jumlah yang di hasilkan per penjualan: seterusnya kita juga harus mengamati jumlah yang di hasilkan per penjualan dari pengunjung yang melakukan pembelian, karena tidak setiap pengunjung melakukan pembelian yang banyak, bisa saja seorang pengunjung dating ke toko hanya untuk membeli permen. Jika sebuah toko memenuhi indicator di atas maka dapat di bilang toko tersebut memiliki penjualan yang efektif.

4.      Sebutkan dan jelaskan trend dalam industry riteldewasa ini!
Trend dalam industry retai dewasa ini adalah:
-Perbedaan dalam format retail = besar, kecil:
Bisnis Retail kecil di gambarkan sebagai retailer yang berpenghasilan di bawah $500 pertahun. Pemilik retail pada umumnya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh penjualan dan manajemen.
Biasanya kebanyakan pemilik toko pada bisnis retail kecil ini dimiliki oleh secara individu (Individual Proprietorship)
Sedangkan retail besar adalah industri Retail yang banyak di kuasai oleh organisasi besar, organisasi tersebut meliputi :
Departemen Store - Chain organization (organisasi berantai), Supermarket, Catalog Store, Warehouse, Outlet dan Online Store (Toko Online )
Departemen Store merupakan salah satu dari retailer besar dimana menawarkan berbagai macam jenis produk / barang, tingkat harga dan kenyamanan dalam berbelanja.
-Meningkatnya konsentrasi industry: pada saat ini telah banyaak retail yang hanya berkonsentrasi pada industrynya saja, karena dengan begitu mereka dapat maksimal di sana.
-Globalisasi: pada masa globalisasi ini setiap retail harus mengikuti perkembangan jaman, karena kalau mereka tidak mengikuti perkembangan jaman yang begitu cepat dan pesat sekarang ini, maka usaha retail itu akan sangat sulit untuk bersaing dengan retail yang mengikuti perkembangan jaman.
-Penggunaan berbagai cara interaksi pada konsumen: pada saat ini banyak bisnis retail yang menggunakan berbagai cara interaksi kepada konsumen guna memenangkan persaingan bisnis.

5.      Bagaimana cara pengecer dapat berinteraksi dengan konsumennya? Jelaskan!
Cara pengecer berinteraksi dengan konsumennya adalah menggunakan cara sebagai berikut:
-Retail non store = teknologi: para pengecer akan lebih mudah berinteraksi dengan para  konsumennya melalui teknologi, misalnya pengecer dapat dengan mudah menyampaikan informasi-informasi tentang produk-produknya kepada konsumen dengan mudah melalui internet.
-store retail = direct mail, catalog: pengecer juga dapat berinteraksi dengan para knsumennya dengan melewati catalog-katalog yang di bagikan.
-cara kombinasi = internet, catalog: pengecer juga dapat menggunakan cara ini, misalya memasang iklan-iklan di web-web yang banyak di kunjungi mayoritas konsumennya.

6.      Sebutkan dan jelaskan 3 (tiga) dari lima fungsi bisnis ritail!
3 (tiga) fungsi bisnis rtail yaitu:
a.      Menyediakan berbagai jenis produk dan jasa
Bisnis retail adalh bisnis yang memberikan kemudahan kepada konsumen karena bisnis retail menyediakan berbagai macam produk yang berbeda-beda.
b.      Memecahkan ukuran produk: maksutnya adalah keinginan setiap konsumen pasti berbeda-beda  dengan begitu belarti ukuran yang di inginkan juga pasti akan berbeda-beda.
c.       Penyimpan persediaan: bisnis retai harus selalu memiliki stock barang, karena tujuan pertama dari bisnis retai adalah memberikan kepuasan kepata setiap konsumen.

7.      Sebutkan dan jelaskan empat macam penjualan yang tidak menggunakan toko (non-store)!
Penjualan yang tidak menggunakan toko adalah sbb:
1.      Retail elektronik: penjualan retail elektronik ini dapat dilakukan melalui vending machine, telepon, situs internet, kartu kredit / transfer bank.
2.      Catalog dan pemasaran surat langsung: sebuah bisnis retail dapat menggunakan Catalog dan pemasaran surat langsung untuk menawarkan produknya.
3.      Direct selling: pada kesempatan ini sebuah bisnis retail dapat memanfaatkan hubungan jangka panjang untuk memasarkan produknya.
4.      Television home shopping: bisnis retail juga dapat menggunakan television home selling untuk mempromosikan produknya.

8.      Sebutkan dan jelaskan proses belanja para konsumen!
Proses pembelanjaan pada konsumen:
1.      Pengenalan kebutuhan:  kebutuhan di bagi menjadi
Kebutuhan fungsional / rasional: kebutuhan yang terkait dengan kinerja produk, kebutuhan yang di pengaruhi alasan rasional, rendah gengsi, atau perasaan.
Kebutuhan psikologis / emosional: kebutuhan yang terkait dengan keputusan pribadi, motivasi pembelian yang dipengaruhi emosi / perasaan seperti gengsi, indah, bagus, iba, marah.
2.      Pencarian informasi: sebelum melakukan pembelian para konsumen akan  berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk menentukan pembeliannya.
3.      Mengurangi pencarian informasi: dengan cara Mengurangi pencarian informasi maka konsumen akan merasa lebih percaya dengan informasi yang di dapatkannya.
4.      Evaluasi atas berbagai alternative: konsumenakan melakukan perbandingan dengn alternative lain, untuk mendapatkan keputusan berbelanja.
5.      Evalusi setelah berbelanja: konsumen cendrung akan melakukan perbandingn harga setelah melakukan pembelanjaan.

9.      Sebelum melakukan pembelian, konsumen akan mencari informasi. Factor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan informasi tersebut?
Factor yang mempengaruhi konsumen dalam mencari informasi:
a.    Sifat dan penggunaan produk yang dibeli => makin kompleks makin mendalam
b.    Karakteristik pribadi pelanggan => berhati-hati, hemat, cermat
c.    Aspek pasar dan situasi dimana belanja tersebut berlangsung

10.  Bagaimana cara membangun loyalitas konsumen?
Cara membangun loyalitas konsumen:
a.    Konsumen yang loyal akan terus berbelanja pada satu retail tertentu meskipun retail pesaing telah membuka tokonya didekat lokasi rumah mereka
b.    Salah satu mendeteksi loyalitas pelanggan:
           Frekuensi kunjunga
           Presentase belanja pelanggan
c.    Mengembangkan strategi yang jelas dan tepat => positioning program
d.    Menciptakan hubungan emosional dengan para konsumen melalui program loyalitas

11.  Terdapat empat macam kunci sukses keberhasilan dalam bisnis ritail ketika memasuki pasar global. Sebutkan dan jelaskan!
Kunci sukses bisnis retail:
a.    Keunggulan bersaing yg dpt dipertahankan scr global
b.    Kemampuan menyesuaikan
c.    Budaya global
d.    Kemampuan finansial


12.  Bagaimana formasi yang mungkin dalam kita membentuk struktur organisasi dalam bisnis ritail? Sebutkan dan jelaskan disertai contoh struktur organisasinya!
Struktur organisasi FUNGSIONAL, mis: dept promosi, dept. keuangan, dept. SDM, dept. pengawasan toko
Struktur organisasi PRODUK, mis: manajer pakaian pria, manajer pakaian anak2, manajer pakaian dalam, dst.
 Struktur organisasi GEOGRAFIS, mis: manajer lokasi A, manajer lokasi B, dst.
Struktur organisasi KOMBINASI, mis: Manajer Promosi membawahi manajer lokasi A dan B.
Struktur organisasi beerdasarkan jenis ritail dan ukuran perusahaan:
    1. Organisasi ritail (satu toko)
    2. Organisasi regional berdasarkan geografis & divisi
    3. Organisasi perusahaan dari rantai regional (sistem informasi)

13.  Masalah hukum dan perundang-undangan apa saja yang harus diperhatikan para pengecer?
Hukum dan undang-undang yang harus diperhatikan oleh pengecer:
a.    Kesempatan yg sama bagi setiap karyawan
b.    Gaji atau kompensasi
c.    Hubungan ketenagakerjaan
d.    Keselamatan dan kesehatan kerja
e.    Pelecehan seksual
f.      Privasi karyawan 

14.  Bagaimana cara meminimalkan pencurian barang dagangan?
Cara yang perlu dilakukan untuk meminimalkan pencurian:
a.    Dengan memasang alat CCTV,guna mengetahui siapa yang dicurigai atau yang telah berbuat jahat.Memasang di sudut yang langsung terfokus pada orang tersebut.
b.    Dengan memasang alat pendeteksi kejahatan di setiap pintu masuk / keluar
c.    Dengan memasang kaca-kaca dengan ukuran besar dibagian atas, dengan dimiringkan

15.  Salah satu pertanyaan quiz dari presenter adalah: apa kelemahan bisnis ritail?
Kelemahan bisnis retail dari pertanyaan quiz presenter yaitu dengan adanya persaingan yang sangat ketat dikarenakan banyak pengusaha retail yang menjamur tanpa menggunakan peraturan retail yang jelas dari pemerintah. Bisa kita lihat dimana-mana, setiap sudut tempat selalu ada sehingga toko retail selalu bersaing satu sama lain dari harga, kualitas, dan ketersediaanya dalam menawarkan produk. Seperti yang kita ketahhui bahwa permintaan akan pasar yang semakin beragam bisnis retail yang muncul berkembang cukup pesat di indonesia, biaya investasi atau modal yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan toko lainnya.        

Sabtu, 23 April 2011

Strategi Bisnis Ritel


Tugas 4





Metro Mart

I.                    Strategi bisnis ritel mereka adalah sebagai berikut:
Hasil pengamatan saya strategi bisnis mereka meliputi 3 hal di bawah ini:
1.       Penentuan target market
Ini adalah strategi menentukan segmentasi pasar mana yang akan dibidik untuk sebuah bisnis ritel. Dan Metro Mart yang saya amati ini memilih lokasi di Pasar Barue, di mana kita tahu bahwa banyak pengunjung mondar mandir di sana, mulai  dari anak-anak sampai dengan yang tua-tua, dan menurut saya Metro Mart ii memiliki peluang pasar yang tinggi, misalnya para karyawan-karyawan perkantoran yang berada tidak jauh dari lokasi  ini, ataupun pengunjung-pengunjung Pasar Barue yang hanya ingin sekedar jalan-jalan saja.

2.       Competitive Advantages Strategy
Strategi keunggulan bersaing adalah Strategi yang di lakukan untuk memenangkan persaingn pasar pada target market yang telah di tentukan. Dalam menentukan Strategi ini diperlukan kreativitas dan keberanian untuk mengimplementasikan sesuatu yang baru atau unik yang mampu menjadi daya tarik khusus bagi konsumen.

Strategi- Strategi tersebut meliputi:
-          Customer Loyalty Program
Program-program untuk meningkatkan loyalitas pelanggan ini sangat penting karena dengan meningkatnya persaingan antara perusahaan ritel, maka perlu dilakukanberbagai cara untuk  mempertahankan loyalitas pelanggan. Kemudahan dan kenyamanan berbelanja, program promosi internal maupun bekerjasama dengan perbanka atau institusi lainnya,  pembentukan komunitas pelangan, dan CRM program adalah bagian dari Strategi meningkatkan kesetiaan pelanggan. Misalnya Metro Mart setiap hari memiliki program promosi yang berbeda agar konsumen setia, Metro Mart juga menyediakan proses berbelanja melalui telepon untuk kemudahan para konsumen dalam melakukan pembelian , dan untuk proses pembayaran Metro Mart bekerjasama dengan bank Mandiri dan BCA.
-          Locations
Pemilihan lokasi sangat penting karena akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke outlet setiap hari. Pertimbangan terhadap pemilihan area bisnis, kemudahan transportasi, keamanan lingkungan, tingkat kemacetan lalu lintas atau pengaturan jalur lalu lintas, kenyamanan dan keamanan building serta perjanjian sewa menyewa bangunan adalah hal-hal yang harus dipertimbangan dalam pemilihan Strategi lokasi. Peritel raksasa biasanya mampu menggunakan lokasi ini sebagai image khusus bagi outletnya, misalnya: dengan Metro Mart yang saya amati ini mereka memilih lokasi di lantai 2 metro Pasar Barue yang di mana didepannya ada food cort yang ramai di kunjungi pada saat makan siang.
-          Distribution & Information System:
Adapun mereka membuat saluran distribusi menjadi sangat efektif dimana barang-barang yang tersedia di sana tidak pernah kosong ataupun dekat dengan tanggal kadaluarsa dan mereka menyediakan pusat informasi yang siap melayani para konsumen.
-          Unique Products
Metro Mart juga menyediakan beberapa produk-produk yang tidak di jual di ritel-ritel yang lain, contohnya kerajinan tangan, pernak pernik mainan anak-anak juga.
-          Customer Care
Mereka memberikan informasi yang lengkap dan penanganan masalah atau complain dari pelanggan dengan begitu para pelanggan yang akan memberikan kontribusi kepada loyalitas pelanggan. Keluhan yang ditangani dengan baik akan membuahkan kesetiaan pelanggan sehingga tidak mudah terpengaruh untuk pindah kepada pesaing lain.

3.       Product Mix
Tentu factor bauran produk merupakan Strategi yang sangat penting bagi sebuah ritel bisnis. Mereka mampu memperhitungkan dampak pengurangan atau penambahan lini produk terhadap sales contribution margin pada keseluruhan bisnis atau pada salah satu outlet.   

II.            menurut saya elemen yang dapat menjamin keberlanjutan bisnis ritel ini adalah  SDM yang profesional dan yang berfungsi tepat pada bagian-bagian mereka dengan begitu maka akan terjaga keberlanjutan bisnis ritel ini.

Minggu, 03 April 2011

Tugas 3


1.Perbedaan belanja di internet dengan belanja di toko
Belanja online  adalah suatu proses belanja yang memerlukan kepercayaan. Karena di dalam hal belanja online kita hanya dapat melihat barang yang di jual saja, tapi kita tidak dapat memegang, dan ongkos kirim barang belanjaan di toko online kita yang tanggung juga, tambah mahal bukan. Akan tetapi alasan-alasan tersebut tidak membuat orang-orang berpaling dari took online hanya semata-mata karena berbelanja di took online sangat efektif dan efisien. Memeng kalau belanja di took online kita tidak perlu membuang-buang waktu untuk pergi ketoko, kita hanya perlu duduk manis didepan komputersaja sudah dapat melakukan proses pembeliannya dan untuk cara pembayaraannyapun semakin di permudah, salah satu adalah kita bias melakukan pembayaran melalui PayPal.
Belanja online memang sangat menghemat waktu api bukan belarti took online lebih baik dari took biasa yang sering kita kunjungi. Itu di karenakan di dalam melakukan proses pembelian di took online memiliki resiko besar yang mungkin akan di hadapi oleh kita. Apa saja resikonya? 
1.      Barang yang dikirim bisa saja barang display, barang yang sudah lama dipajang dan disentuh banyak orang di toko penjual. Artinya, barang tersebut sudah berkurang usia pakainya beberapa hari, atau beberapa bulan. 
2.      Barang yang dikirim bisa saja rusak saat perjalanan pengiriman. Kemungkinan lain karena quality control kurang bagus dari pabriknya, pada barang yang dikirim terdapat cacat, goresan, kotoran, atau kegagalan fungsi yang akhirnya baru diketahui ketika barang diterima atau difungsikan. 
3.      Barang yang dikirim berbeda warna, ukuran, tipe, jumlah atau jenisnya dengan barang yang dipesan. Hal ini bisa terjadi akibat kesalahan bagian pengepakan pada sisi penjual. 
4.      Barang yang dikirim hilang dan besar klaim asuransi tidak sebanding dengan nilai barang yang hilang tersebut. Kejadian lain yang mungkin terjadi adalah pengiriman terlambat hingga hitungan pekan. 
5.      Resiko terberat, penjual adalah penipu, barang yang sudah dibayar tidak kunjung datang. Data alamat penjual adalah palsu dan pemilik rekening juga tidak dapat dilacak. Niatnya dapat barang murah, malah kena tipu 
Sedangkan kalau jita berbelanja di took tradisional memeng kita harus membuang sedikit waktu untuk pergi ke toko. Tetapi berbelanja di took tradisional kita tidak perlu cemas akan resiko yang ada seperti berbelamja di toko online, karena proses berbelanja di toko tradisional dengan belanja di toko online sangat berbeda di mana kalau berbelanja di toko tradisional kita dapat melihat, memiliki, dan mencoba produk yang kita cariataupun kita dapat menawar (kalau bias) dan kita juga tidak perlu menanggung biaya pengiriman lagi.
2.Mengapa ritel perlu memahami proses pengambilan keputusan pelanggan?
Ritel harus memahami proses pengambilan keputusan pelanggan supaya mereka mengerti akan keputusan pelanggan. Dan kalau mereka mengerti akan keputusan pelanggan maka mereka akan lebih mudah untuk memberikan kepuasan bagi para pelanggan. Di dalam hal memahami proses pengambilan keputusan pelanggan maka para ritel harus mengetahui beberapa hal di bawah ini:
1.      Keputusan tentang kategori produk
Perusahaan harus memahami lingkup persaingan produk mereka dan Trend terhadap permintaan
2.      Keputusan tentamg merek produk
Di dalam hal ini perusahaan perlu mengetahi=ui kelemahan dan kekuatan produk sendiri dan pesaing dan juga harus memikirkan produk baru untuk memenuhi permintaan yang belum terpenuhi.
3.      Keputusan tentang su8mber informasi
Perusahaan di tuntut agar dapat menyusun pesan untuk pasar yang di layani

Konsumen memiliki 2 jenis yaitu
1.      Konsumen individu
Memiliki prilaku sebagai berikut
-          Pengambilan keputusan yang kompleks
-          Loyalitas merek
-          Pembelian tiba-tiba
-          Inertia (yang penting memuaskan kebutuhan)
2.      Konsumen organisasional
-          Melakukan pembelian hanya sekali
-          Keputasan yang di lakukan secara berulang biasanya berupa habitual purchase
Jadi jika ritel mengetahui hal-hal tersebut maka mereka akan lebih mudah untuk memuaskan para pelanggan mereka.

3.Geodemografis merupakan sebuah kombinasi dari karakteristik demografis dan gaya hidup konsumen dalam kelompok geografis.
Penetapan sasaran berdasarkan geodemografis.
Dasar pemikiran yang menjadi landasan geodemographic targeting adalh bahwa orang-orang yang menetap di daerah atau area yang sama, misalnya bertetangga atau dalam satu kawasan kode area, juga memiliki persamaan dalam demografis dan gaya hidup, sehingga dengan mengetahui di mana orang-orang menetap dapat di peroleh informasi mengenai market place behavior mereka secara umum, atau bisa juga di artikan segmentasi geodemgrafis, merupakan gabungan dari segmentai geografi dan demografi. Konsep ini menyatakan bahwa mereka yang menempati geografis yang sama cendrung memiliki karakter yang sama. Dengan begitu akan lebih memudahkan para pengusaha untuk melakukan pemasaran.

4. Jelaskan manfaat model multiatribut dalam mengevaluasi berbagai alternatif informasi ?
Manfaat model ini lebih aplikatif penerapannya untuk mengetahui sikap konsumen terhadap suatu produk atau obyek sikap yang lain. Sikap konsumen terhadap suatu produk atau merek tertentu dari suatu produk merupakan fungsi dari evaluasi terhadap atribut dan keyakinan atau kepercayaan tertentu mengenai produk tersebut.Dimana Sikap konsumen terhadap suatu produk atau merek sebuah produk ditentukan oleh 2 hal yaitu kepercayaan terhadap produk atau merek dan evaluasi dari produk tersebut

Minggu, 20 Maret 2011

Perbedaan Alfamart dan Indomaret


Tugas 2

Alfamart vs. Indomaret



Pertama, ketersediaan produk antara dua mini market ini cukup imbang. Sama-sama memiliki variasi produk yang banyak dan beragam. Bedanya Cuma di indomaret hanya menjual es krim satu merek dan di alfamart menjual lebih banyak merek es krim.       Sedang kan kalau dari segi harga memeng ada perbedaan antara kedua perusahaan ritel ini, perbedaanyapun tidak terlalu jauh, dan menurut saya faktor itu  tidak akan mempengaruhi konsumen. Demikian juga mengenai tata ruang, tidak banyak berbeda. Servis dan pelayanan Inilah dimana perbedaan terjadi. Pelayanan di Alfamart bisa dibilang sangat mengecewakan. Tapi itulah yang saya rasakan. Servis pelayannya sangat mengecewakan. Tak jarang ketika butuh bantuan tidak mendapat tanggapan yang memadai. Yang paling menyebalkan adalah kasirnya yang sangat tidak ramah. Sebaliknya terjadi pengalaman yang berbeda di Indomaret. Servisnya sangat bagus. Setiap menanyakan sesuatu langsung ditanggapi dengan baik. Kasirnya sangat ramah, dan para karyawan Indomaretpun selalu memberikan sambutan “selamat datang, selamat berbelanja di indomaret” kepada siapapun dan kapanpun walau lagi sibuk mereka akan memberikan sambuta yang menjadi nilai plus.  
Ada pula peraturan di Alfamart yang mewajibkan menitip jaket, tas dll dengan alasan kenyamanaan  bersama, tetapi sering kali peraturan-peraturan itu cenderung membuat beberapa konsumen merasa kurang nyaman karena enggan untuk menitipkan jaket, tas atau barang lain yang di bawahnya. jika hanya sekedar membeli 1-2 barang saja, untuk perihal pelayanan sangat mengecewakan. Tetapi Alfamart melakukan suatu gerakan yang menurut saya sangat bagus yaitu memberikan suatu pelayanan plus bagi anak-anak yaitu sering ada odong-odong alias kiddy ride buat anak-anak kecil yang ikut belanja sama orang tuanya. Dengan begitu para orang tua yang membawa anaknya pergi berbelanja akan merasa tenang untuk berbelanja. Indomaretpun tuidak mau kalah mereka melakukan beberapa aktivitas untuk menarik perhatian dari konsumen, aktivitas – aktivitas itu berupa:       
Visi Indomaret
. Menjadi asset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global
Moto Indomret
  .  Mudah dan hemat
Budaya perusahaan
.   Dalam bekerja kami menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran, keadilan
.      Kerja sama tim
.      Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis
.      Kepuasan pelanggan
Dari visi, misi, dan budaya kedua perusahaan ritel tersebut wajar kalau kedua ritel ini bersaing ketat untuk memenangkan pasar.  
Baru – baru ini Indomaret mendapatkan penghargaan dari Bupati Deli Serdang. DRS.H.Amri Tambunan atas partisipasinya dalam mensukseskan Program gerakan Deli Serdang membangun (GDSM) dan konsep cerdas. Penghargaan di serahkan oleh Camat Tanjung Morawa, Drs.H Hasbi kepada deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama cabang medan, Sukamto pada upacara HUR RI ke 65 di lapangan sepak bola Peston, Tanjung Morawa.
Indomaretpun memberikan kemudahan kepada konsumen – konsumennya dengan fasilitas T-Cash dan Indomaret card. Fasilitas T-Cash memungkinkan konsumen Indomaret  melekukan transaksi pembelian atau pembayaran secara digital dengan menggunakan ponsel di 4000 gerai Indomaret di Jawa, Bali, Lampung, dan Medan, dan untuk card ini Indomaret bekerja sama dengan bang mandiri sehingga Indomaret card dapat membantu para konsumen dalam hal melakukan pembelanjaan di gerai - gerai Indomaret, tanpa harus membawa uang tunai dan Indomaret card juga dapat di gunakan untuk melakukan pembayaran tagihan telepon rumah, listrik, SPBU, TV kabel, kredit kendaraan di Indomaret. Fasilitas – fasilitas ini di dilakukan oleh Indomaret hanya semata-mata untuk memberikan kenyamanan untuk para pelanggannya.

Sekian dari riset yang saya lakukan, semoga riset ini dapat membantu anda semua dalam menentukan pilihan yang terbaik untuk kenyamanan proses berbelanja kalian semua.